Cameron Menzies Mundur dari World Matchplay Darts karena Pingsan Akibat Tekanan Darah Tinggi

Written by

in

,

Insiden Dramatis di World Matchplay Darts 2026

Pertandingan babak kedua World Matchplay Darts antara Cameron Menzies dan Ross Smith harus dihentikan secara dramatis pada Rabu malam di Winter Gardens, Blackpool. Pebiliar asal Skotlandia itu tiba-tiba merasa pusing dan kemudian pingsan di atas panggung, memaksa pertandingan dihentikan demi keselamatannya.

Saat insiden terjadi, Menzies unggul 2-1 dalam pertandingan best-of-legs itu. Ia tampak membungkuk kesakitan, lalu goyah dan hampir jatuh. Ross Smith bersama wasit segera membantunya sebelum tim medis datang memberikan pertolongan pertama. Insiden ini sontak membuat suasana Winter Gardens hening dan mencekam.

Kronologi Kejadian: Dari Pusing hingga Pingsan

Menzies yang berusia 37 tahun itu dibawa keluar panggung untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Federasi Darts Profesional (PDC) kemudian mengkonfirmasi bahwa ia mengalami tekanan darah tinggi yang menyebabkan rasa pusing dan akhirnya pingsan. Setelah pemeriksaan menyeluruh, kondisi Menzies dinyatakan cukup stabil untuk kembali ke akomodasinya.

“Cameron mengalami tekanan darah tinggi yang membuatnya pusing dan kemudian pingsan. Setelah penilaian oleh tim medis di lokasi, dia dinyatakan cukup sehat untuk kembali ke tempat menginapnya. Kami mendoakan yang terbaik untuk Cameron dan berharap segera melihatnya kembali beraksi,” demikian bunyi pernyataan resmi PDC.

Pertandingan Dibatalkan, Smith Melaju ke Perempat Final

Setelah insiden tersebut, pertandingan resmi dibatalkan. Ross Smith dinyatakan lolos ke babak perempat final World Matchplay Darts dan akan menghadapi pemenang antara Gerwyn Price atau Rob Cross. Sementara itu, pertandingan Gian van Veen melawan Wessel Nijman yang dijadwalkan setelahnya tetap berlangsung setelah jeda singkat.

Glen Durrant, komentator Sky Sports yang juga mantan juara BDO, menyampaikan rasa prihatinnya. “Saya mewakili semua orang; saat ini, yang terpenting adalah kondisi Cameron Menzies. Ia sedang dalam bentuk permainan terbaiknya saat ini. Ini benar-benar pukulan berat yang harus diterima,” ujar Durrant.

Kemenangan Besar Sebelum Insiden: Menzies Kalahkan Luke Humphries

Sebelum insiden terjadi, Menzies baru saja meraih salah satu kemenangan terbesar dalam kariernya. Ia berhasil mengalahkan juara bertahan 2024, Luke Humphries, dengan skor 10-7 di babak pertama World Matchplay Darts. Kemenangan itu ia sebut sebagai “momen terbesar dalam karier dart saya”.

Menzies bahkan menyelesaikan pertandingan dengan sebuah Big Fish checkout (170) untuk mengalahkan pemain nomor dua dunia tersebut. Setelah pertandingan, ia mengaku tidak bisa berkata-kata. “Saya benar-benar percaya bahwa saya bisa menyebabkan kejutan, tetapi saya harus bermain luar biasa. Saya bermain sangat baik. Untuk mengalahkan Luke, saya harus memanfaatkan setiap peluang yang ia berikan,” kata Menzies.

Dampak pada Turnamen dan Harapan Kesembuhan

Insiden ini menjadi pengingat akan tekanan fisik dan mental yang dihadapi para pemain dart di level tertinggi. World Matchplay Darts terkenal dengan atmosfernya yang intens di Winter Gardens, dan beban pertandingan bisa sangat berat. Rekan-rekan pemain, penggemar, dan ofisial berharap Menzies segera pulih dan dapat kembali berkompetisi dalam waktu dekat.

Luke Littler, juara bertahan tahun ini, masih menjadi pusat perhatian dalam turnamen. Penggemar dapat menyaksikan sisa pertandingan World Matchplay Darts secara eksklusif di Sky Sports atau streaming melalui NOW. Semoga semua pemain tetap sehat dan kompetisi berjalan fair.

Kesimpulan: Meskipun turnamen terus berlanjut, kesehatan pemain tetap prioritas utama. Insiden Cameron Menzies menjadi pengingat pentingnya pengawasan medis di setiap pertandingan. Kita semua menanti kabar baik dan kesembuhannya.